![]() |
| Inilah Peran WNI dalam Rencana Serangan terhadap Raja Salman Tak Jelas |
Seorang warga negara Indonesia (WNI) jadi salah satu dari enam warga asing yang ditangkap aparat polisi Malaysia. Mereka ditangkap atas dugaan merencanakan serangan terhadap Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongannya saat berkunjung ke Malaysia, 26 Februari lalu.
Pihak Kepolisian Diraja Malaysia tidak merinci identitas enam warga asing yang ditangkap tersebut, termasuk seorang WNI. Peran mereka soal dugaan rencana serangan dengan target Raja Salman dan rombongannya juga belum jelas.
Menurut sumber di kepolisian Malaysia, ada enam orang asing dan satu warga Malaysia yang ditangkap antara 21 Februari hingga 26 Februari. Selain WNI, enam orang asing itu empat di antaranya warga Yaman dan satu lagi dari negara di Asia Timur.
Menurut pernyataan Kepolisian Diraja Malaysia, tujuh orang yang ditangkap dicurigai terkait dengan kelompok-kelompok militan termasuk kelompok Islamic State atau ISIS. Namun, menurut sumber di kepolisian Malaysia, empat warga Yaman yang ditangkap dinyatakan anggota kelompok Houthi Yaman, kelompok pemberontak yang diperangi koalisi pimpinan Saudi.
”Hal ini tidak diragukan lagi (merupakan) aksi teroris. Apakah Daesh (ISIS) atau Houthi yang didukung oleh Iran, ini masih dalam penyelidikan kepolisian Malaysia yang akan diungkap nanti,” kata sumber polisi tersebut yang berbicara dengan kondisi anonim karena dia tidak berwenang berbicara kepada media, seperti dikutip Reuters.


0 Response to "Inilah Peran WNI dalam Rencana Serangan terhadap Raja Salman Tak Jelas"
Posting Komentar